> Assalamu Alaikum Wr. Wb.
Sebelum saya bercerita, terlebih dahulu saya memperkenalkan diri. Nama saya Muh Akbar, umur 22 Tahun biasa di panggil Black, dan di samping saya bernama Andi Akbar biasa di panggil With, kami kuliah di salah satu Universitas di Indonesia Timur khususnya di Sulawesi Selatan, MAKASSAR yaitu: Di Universitas 45 MAKASSAR yayasan Pak Andi Sose.
Awal kami masuk di Universitas 45 MAKASSAR pada tahun 2013 silang, kini kampus kami sudah berganti Nama Pada awal tahun 2014 menjadi Universitas Bosowa MAKASSAR yayasan Pak Aksa Mahmud.
Saya sebagai Mahasiswa Fakultas Ekonomi, jurusan Manajemen di Universitas Bosowa MAKASSAR, awalnya saya tertarik memilih jurusan manajemen karena ingin berwirausaha dan bisa mengembangkan perekonomian Indonesia, khususnya di bagian Indonesia Timur.
Apa yang terjadi dalam kehidupan masyarakat miskin selalu mendapat perhatian banyak pihak. Ini karena realita kehidupan mereka yang memang berbeda dengan masyarakat pada umumnya. Masyarakat miskin selalu hidup dalam keterbatasan dan kekurangan yang berdampak pada perilaku mereka, kehidupan itu harus kita jalani karena tidak ada pilihan lain kalau mau tetap hidup. Dengan keterbatasan dan kekurangan kita dalam memenuhi kebutuhan dasar tersebut menjadikan kita apatis dalam menyikap realita yang terjadi.
Ada fenomena menarik dalam kehidupan di kalangan masyarakat miskin bahwa pada umumnya kemiskinan tersebut muncul karena tidak antisipatifnya pemerintah ketika mengimplementasikan suatu kebijakan. Kemiskinan masyarakat yang disebabkan oleh kebijakan pemerintah ini dikenal dengan kebijakan struktural. Munculnya fenomena ini berdampak pada persepsi masyarakat terhadap pemerintah yang tidak mampu menghasilkan kebijakan yang sesuai dengan aspirasi masyarakatnya.
Pertanyaannya, mengapa pemerintah tidak antisipatif terhadap dampak kebijakan tersebut? Dalam banyak hal, kebijakan yang di buat pemerintah cenderung menfokuskan pada kebijakan itu sendiri ketimbang memikirkan dampak yang ditimbulkan. Contoh lain, kebijakan industrialisasi di sebuah wilayah melahirkan implikasi lain yang jika tidak segera diantisipasi oleh pemerintah seperti munculnya masalah sosial termasuk semakin banyaknya kaum migran dan menyempitnya lahan pertanian serta semakin lebarnya disparitas wilayah. Tanpa disadari implikasi ini membawa masalah bagi masyarakat kelas bawah sehingga menjadikan kita miskin.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar